ASN Bolos Akan Kena Sanksi


Aparatur Sipil Negara (ASN) diimbau tidak bolos pasca libur bersama hari raya. Semua ASN sudah harus masuk kerja pada 10 Juni nanti. Jika sampai bolos kerja akan dikenai sanksi. Sanksi akan dikenakan sesuai level berat ringannya pelanggaran yang dilakukan.

Peringatan tersebut dikemukakan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Zudan Arif Fakrulloh saat dihubungi Koran Jakarta di Jakarta, Jumat (7/6). Menurut Zudan, libur hari raya telah diberikan dengan durasi cukup panjang. Jangan sampai nanti, karena alasan masih mudik kemudian bolos kerja di hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran.

Akan ada sanksi tegas bagi yang ASN bolos. Ia sebagai Ketua Umum Korpri sejak awal sudah mengingat, agar jangan bolos kerja di hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran. Selain itu, Ia juga mendukung pemberlakuan sanksi bagi ASN yang bolos kerja pasca libur lebaran. “Memang harus diberi sanksi yang tegas bagi yang membolos,” katanya.

Mengenai sanksi bagi ASN yang bolos kerja kata dia, sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam peraturan tersebut diatur sanksi yang diberikan bagi para ASN yang melakukan pelanggaran. Sanksinya mulai dari kategori ringan, sedang, dan berat. Tentu untuk pengenaan sanksi sendiri akan melihat dulu berat dan ringannya pelanggaran yang dilakukan.

Sanksinya bisa berupa teguran lisan maupun tertulis. Sementara bentuk hukumannya bisa berupa, tunjangan dipotong, penundaan kenaikan gaji, penundaan kenaikan pangkat, dan penurunan pangkat, masingmasing selama satu tahun. “Semuanya sudah diatur diatur dalam PP Nomor 53 tahun 2010. Jadi PNS atau ASN tidak boleh santai- santai, harus segera bekerja dan memberi pelayanan seperti hari biasa,” katanya.

Zudan menambahkan, jangan sampai ASN bolos kerja dengan alasan terjebak arus balik mudik lebaran. Karenanya ia mengimbau, para ASN yang mudik sudah mengatur atau memperkirakan waktu perjalanan sampai ke tempat kerja. Sehingga tidak bolos saat hari pertama kerja pasca libur panjang lebaran.

“Saya kira semua harus sudah diprediksi. Bisa pulang lebih awal di hari Sabtu bagi yang jauh-jauh,” kata Zudan yang juga Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri tersebut. Yang pasti kata Zudan, akan ada sanksi bagi PNS yang bolos kerja di hari pertama masuk kerja pasca libur panjang lebaran.

Berat ringannya sanksi akan dilihat dari seberapa banyak PNS bersangkutan bolos kerja. Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin mengingatkan kepada ASN) untuk masuk kerja pada Senin (10/6). 


Tentang Kami


Statistik Kunjungan