Gubernur Banten WH Larang Mudik Pakai Mobdin


Begitu disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), Kamis (23/5).

Informasi yang dihimpun, Kemendagri melarang ASN untuk menerima gratifikasi baik berupa uang, parsel, fasilitas, dan pemberian lainnya terkait jabatan. Larangan itu tertuang dalam surat edaran nomor 003.2/3975/SJ dan surat edaran nomor 003.2/3976/S yang ditandatangani Sekretaris jenderal Kemendagri Hadi Prabowo pada 16 Mei 2019. 
   
Surat tersebut ditujukan ke Kepala Daerah sebagai tindaklanjut Kemendagri atas surat Ketua KPK tentang imbauan pencegahan gratifikasi jelang hari raya. 

Dalam surat tersebut, ASN diwajibkan melakukan tindakan pencegahan korupsi dan gratifikasi lainnya, seperti tidak meminta tunjangan hari raya (THR) atas nama institusi negara. Selain itu, ASN dilarang menggunakan mobil dinas untuk mudik pada libur lebaran Idul Fitri. 

"Kita ikuti larangan dan pemberitahuan KPK soal tidak diperkenankannya ASN menggunakan mobil dinas saat mudik,” kata WH, Kamis (23/5)

WH menjelaskan, imbauan KPK yang kemudian ditindaklanjuti Kemendagri dengan mengeluarkan surat edaran tersebut disambut secara positif oleh pemprov, yang selama ini memang menunggu kepastian akan hal tersebut. 

Dan bagi ASN  khususnya di lingkungan Pemprov Banten, kata WH, Kebijakan tersebut tentunya bukan hal yang  berat. Apalagi hal ini  dalam rangka mencegah potensi terjadinya penyalahgunaan fasilitas-fasilitas negara. 

"Karena sudah sepatutnya kita sebagai aparatur menjaga aset negara dengan baik, karena itu amanat rakyat. Bukannya pemerintah tidak percaya jika mobil dinas dibawa mudik nanti takutnya terjadi apa-apa, lebih baik kita mencegah sebelum terjadi," katanya.

"Jadi langkah ini adalah upaya preventif pemerintah menjaga aset negara agar tetap berkondisi baik,” sambung WH.

WH juga menyampaikan tentang penting nya silaturahmi seluruh pegawai pemprov kepada para orangtuanya dan manfaatkan moment lebaran untuk mendatangi orang tua terlebih dahulu setelah itu baru sama pimpinan atau gubernur. 

Gubernur mah gampang ketemunya nanti aja pas masuk lagi ke kantor, yang penting sama orang tua kalian dulu. Mau pakai angkutan apapun silahkan. Pakai tuh mobil pemadam atau ambulance, biar cepat sampai kampung,” selorohnya disambut tawa yang hadir.
 

Tentang Kami


Statistik Kunjungan