Pembangunan Tol Serang-Panimbang Dikebut


Demikian dikatakan Direktur PT Wika Serang-Panimbang, Mulyana saat memaparkan progres fisik pembangunan tol Serang Panimbang di kantor PT Wika Serang Panimbang, Kota Serang Selasa (8/1).  

Menurut Mulyana, Pembangunan Tol Serang-Panimbang dikerjakan  PT Wika Serang-Panimbang dengan pemerintah pusat.  Dengan pembagian, PT Wika mengerjakan untuk sepanjang 50,6 kilometer, dimulai dari Serang hingga Cileles. Sedangkan, pemerintah pusat dengan sepanjang 24,4 kilometer mulai dari Bojong hingga -Panimbang. 

"Pembangunan ini terbagi menjadi tiga seksi, pada seksi pertama mulai dari Serang menuju Rangkas Bitung sepanjang 26,5 km," katanya.   

Sementara pada seksi kedua pembangunan dimulai dari Rangkasbitung menuju Cileles sepanjang 24, 1 KM. Kemudian seksi ketiga dikerjakan pemerintah pusat mulai dari Bojong hingga berakhir di Panimbang dengan panjang 24, 4 km. 

"Pembangunan terbagi tiga seksi. Dua seksi PT Wika, sedangkan seksi terakhir pemerintah pusat," bebernya.   

Dengan begitu, lanjut Mulyana, penggunaan tol Serang Panimbang diharapkan sudah bisa mulai terpakai pada akhir 2019 ini atau paling lambat pada bulan Februari 2020 mendatang.   

Pada pembukaan tol Serang Panimbang tahap pertama ini, dituturkan Mulyana baru dibuka untuk Serang menuju Rangkas Bitung pada seksi satu.  

"Mudah-mudahan akhir 2019 ini atau paling lambat Februari 2020 nanti sudah bisa dibuka, untuk seksi 1 Serang Rangkasbitung," terangnya.  

Secara keseluruhan, Mulyana menargetkan pada akhir 2020 mendatang, kondisi fisik tol Serang-Panimbang oleh PT Wika bisa rampung dilaksanakan.  

Dimulai dari Serang hingga Cileles dengan total panjang 50, 6 km, bersamaan dengan seksi ketiga oleh pemerintah pusat dengan total panjang 24, 4 KM mulai dari Bojong hingga Panimbang.  

"Setelah seksi pertama dibuka. Pembangunan rigid beton untuk seksi kedua dari Rangkasbitung menuju cileles ditargetkan rampung akhir 2020 mendatang bersamaan dengan seksi ketiga oleh pemerintah pusat mulai dari Bojong hingga Panimbang," ujarnya.  

Dengan keberadaan tol Serang Panimbang ini nantinya, lanjut Mulyana, diharapkan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, khususnya dalam mendongkrak kawasan Banten Selatan agar bisa lebih maju lagi.  

"Hadirnya tol Serang Panimbang ini agar bisa dimanfaatkan sebaiknya, khususnya untuk pengembangan wilayah Banten Selatan. RTRW juga harus terkoneksi dengan baik. Jangan sampai pintu keluar dan masuk tol Serang-Panimbang ini masih terhubung dengan jalan-jalan kecil," tandasnya


Tentang Kami


Statistik Kunjungan