Hari Kedua Operasi Zebra Kalimaya 2018, 1.140 Pengendara Ditilang


Sebanyak 1.140 pengemudi kendaraan bermotor di wilayah hukum Polda Banten ditilang, Rabu (31/10). Ribuan pengendara bermotor itu ditilang dalam Operasi Zebra Kalimaya 2018 oleh Polda Banten dan jajaran.

“Pada hari kedua ini (kemarin-red) ada 1.140 pelanggar lantas yang ditilang. Sementara, 410 pelanggar kita kenakan teguran,” kata Direktur Lantas Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Tri Julianto Djatiutomo kepada Radar Banten, kemarin.

Pelanggar itu turun 21 persen dari tahun 2017 lalu. Pada 2017, tercatat 1.381 pengendara ditilang oleh petugas pada hari kedua operasi digelar. “Turun sampai 241 tilang,” ucap Djatiutomo.

Penurunan juga terjadi pada jumlah teguran. Pada 2017, terdapat 601 teguran yang dikeluarkan petugas untuk pengendara. “Turun 47 persen atau 191 teguran. Pada 2018, teguran 410,” kata Djatituomo.

Sementara, Satlantas Polres Serang Kota berhasil menjaring 171 pengendara kendaraan bermotor di Kota Serang, Rabu (31/10). Dalam Operasi Zebra Kalimaya 2018 itu, sebanyak 27 sepeda motor ditahan lantaran tak dilengkapi dokumen kepemilikan kendaraan.

“Kebetulan kami baru hari ini (kemarin-red) melaksanakan operasi ini. Karena kemarin (Selasa-red) kita diminta untuk membantu kegiatan kirab Merah Putih, jadi tidak melaksanakan operasi,” kata Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Serang Kota Inspektur Polisi Satu (Iptu) Kardono.

Pada operasi yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman atau pintu masuk Stadion Maulana Yusuf Banten, itu polisi mendapati 85 orang pelanggar. Sementara, di Jalan Veteran atau depan Islamic Center Serang sebanyak 84 pelanggar.

“Dari 135 berkas (pelanggar-red), kita mengamankan 19 SIM (surat izin mengemudi), 122 STNK (surat tanda nomor kendaraan) dan 27 motor, sedangkan untuk mobil tidak ada,” kata Kardono.

Kardono mengaku masih menemukan sejumlah pelanggaran oleh pengemudi terutama pengemudi sepeda motor. “Paling banyak kita temukan pelanggaran pada kelengkapan surat-surat berkendara. Pelanggaran lain seperti helm dan sebagainya masih sedikit,” kata Kardono.

Dikatakan Kardono, razia yang akan berakhir pada 12 November 2018 mendatang akan digelar secara acak. “Tempat operasi setiap hari ditentukan secara acak. Untuk hari ini, di dua titik depan Stadion dan Islamic Center,” ujar Kardono.


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan