Bangun Kelengkapan RSUD Malingping, WH: Jangan Dikorupsi Takut Rubuh


Jangan dikorupsi nanti kalau dikorupsi nanti rubuh bangunannya," kata WH saat memberikan sambutannya pada acara Groundbreaking dan Soft Launching Gedung Perawatan RSUD Malingping, Lebak, Selasa (9/7)

Bahkan WH mengingatkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) dan petinggi RSUD Malingping agar saling bekerjasama sehingga target pembangunan ruang perawatan pelayanan kesehatan tersebut selesai sesuai jadwal.

"Pembangunan ini harus selesai dalam jangka waktu 6 bulan. Saya akan meninjau langsung begitu memasuki waktu yang ditargetkan," katanya dengan nada tegas.
 
Tujuan dari dilengkapinya sarana dan prasarana rumah sakit menjadi salah satu program prioritasnya.

Itu memang menjadi kewajiban pemerintah dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang memadai dimana pemerintah harus hadir didalamnya,” ungkap WH.
 
Bahkan dirinya siap memberikan berapapun biaya pembangunan RSUD Malingping dari APBD Banten, termasuk kebutuhan tenaga kesehatan setiap tahunnya. 

Adapun, masalah RSUD Malingping menjadi begitu menakutkan bagi para dokter yang ditempatkan di RSUD Malingping, dirinya akan memberikan bonus. 

Untuk para dokter berapa gaji yang diminta, ajukan kepada saya. Karena RSUD Malingping menjadi sesuatu yang menakutkan bagi dia, begitu saya cek ternyata ke Malingping bolak-balik nggak betah pengennya di Jakarta," tantangnya.

Setelah memberikan arahannya, WH didampingi Asda II Banten Ino S. Rawita, Kepala Bapenda Banten Opar Sochari, Plt. Dirut RSUD Malingping Danang Hamsah Nugroho meninjau langsung proses pembangunan gedung perawatan RSUD Malingping. 

Kemudian juga meninjau fasilitas fasilitas yang dimiliki oleh RSUD tersebut


Tentang Kami


Statistik Kunjungan