Tingkatkan Investasi Luar Negeri

Tingkatkan Investasi Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia megelar Kegiatan Forum Koordinasi (Forkoor) Kemenlu Republik Indonesia dengan Pemerintah Daerah di Hotel JW Marriott Surabaya, Senin (26/8).

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan kerja sama yang sudah ada, serta terus menjaga kepuasan para investor. Strategi ini dinilai sangat strategis untuk meningkatkan kerja sama luar negeri, khususnya di bidang investasi.“The best marketing is your happy customer. Kami punya prinsip, cara terbaik untuk memasarkan Investasi adalah dengan menjaga kepuasan investor yang sudah ada,”

Dengan menjaga kepuasan atau disebut revitalisasi ini, maka para investor akan memberikan testimonial terbaik kepada jaringan atau network-nya. Hal ini akan membantu tersebarnya potensi suatu daerah, sekaligus berpeluang mendatangkan investor baru.

Strategi tersebut, lanjut Emil, telah dilakukan oleh Pemprov Jatim. Salah satu contohnya, adalah kerja sama provinsi kembar atau sister province dengan Prefektur Osaka, Jepang. Kerja sama di bidang Kebudayaan, ekonomi, pertukaran teknik & personel tersebut telah berlangsung sejak tahun 1984.

Wagub Emil menambahkan, Kemenlu RI memiliki sebanyak 131 kantor perwakilan di berbagai negara di seluruh dunia. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh Pemda untuk mengakses potensi-potensi kerjasama luar negeri. Karena itu, pemda harus rajin menjalin komunikasi dengan Kemenlu RI.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Abdurrahman Moh. Fachir mengatakan, kegiatan yang rutin diadakan oleh Kemenlu RI ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara pihaknya dengan pemda diseluruh Indonesia, yang masing-masing daerahnya memiliki keunggulan, potensi, dan keunikan tersendiri.

“Kita semakin melihat besarnya potensi yang dimiliki daerah untuk dikerjasamakan dengan negara-negara sahabat. Tentu, kami siap menjadi fasilitator untuk membantu pemda memperluas dan meningkatkan kerjasama luar negeri,” katanya.

Wamenlu Fachir menambahkan, kegiatan ini juga menjadi forum bagi daerah-daerah untuk saling bertukar pengalaman, khususnya bagaimana masing-masing daerah membangun kerjasama luar negeri.

“Serta, bagaimana Kementerian Luar Negeri dan seluruh kantor perwakilan kita yang di luar negeri bisa membantu mereka, untuk semakin mengembangkan kerjasama tersebut,” ujarnya.

“Untuk pengembangan itu, tentu kita perlu investasi, kita perlu pasar, kita perlu peningkatan produk-produk kerjasama, baik di kerjasama teknik dan lain sebagainya. Itu adalah bidang-bidang yang menjadi target kita, untuk semakin ditingkatkan di masa yang akan datang,” pungkas Wamenlu Fachir.

Hadir dalam kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Mayerfas, Kepala Biro Hukum dan Administrasi Kementerian dan Perwakilan, Kementerian Luar Negeri, Okto Dorinus Manik, serta beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim. (tim)