Tim Biro Pemerintahan Peduli Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Vicod-19)

Tim Biro Pemerintahan Peduli Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Vicod-19)

Tangerang - Mendasari surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten Nomor : 443/Kep.120-Huk/2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang Pembentukan Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Vicod-19). Maka Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten selaku unsur anggota dalam Kepgub tersebut, melakukan penyemprotan disinfektan untuk mengantisipasi luasnya penyebaran covid-19.

Diwilayah Kota Tangerang Selatan, lokasi penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh tim Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten berada di 7 (tujuh) lokasi yaitu Pasar, Mesjid/Vihara, Terminal dan Stasiun Kereta Api, Kawasan Perkantoran Bisnis, SMA, SMP, MAN, INSAN CENDEKIA, Kantor Islamic Center, PMI, Unit Transfusi Darah, Layanan KIR dishub Banten Sabtu (21/03/2020).

Kegiatan diawali do'a bersama oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten (Gunawan Rusminto, AP, M.Si), Adapun anggota Tim Percepatan Penanganan Covid-19 dari Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten berjumlah sepuluh orang yaitu  Kasubag Administrasi Rupabumi, Kasubag Administrasi Pemerintahan, Kasubag Kerjasama Daerah, Kasubag Batas Daerah, serta enam orang unsur staff yaitu  H. Endi Rahmat, Muhamad Seafudin, Deden Ferdian, Deden Hari, Taufiq Ramdani dan Muhamad Syahrudin.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Tangsel (Benyamin Davnie) didalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten (WH) yang sudah memberikan bantuan berupa alat dan obat-obatan  Disinfektan dari Pemerintah Provinsi Banten kepada seluruh regu disertai dengan tata cara penggunaan alat.

Selain itu dilakukan juga dengan pemberitahuan/Sosialisasi kepada masyarakat melalui pengeras suara dari mobil Koramil dan Polsek tentang kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.

Masyarakat menyambut baik dan merespons positif terhadap adanya penyemprotan disinfektan yang bertujuan untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19.