Rapat Koordinasi Kerjasama Teknik dan Sister City/Province

Rapat Koordinasi Kerjasama Teknik dan Sister City/Province

Jakarta - Dalam rangka mensinergikan pelaksanaan kerja sama untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di daerah Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kerjasama Teknik dan Sister City/Province.

Kepala Pusat Fasker (Dr. Nelson Simanjuntak, SH, M.Si) menilai kegiatan kerja sama sister city penting sebagai bentuk upaya pemerintah pusat dalam mengimplementasikan Program Sustainable Development Goals (SDGs) dan menigkatkan pelayanan publik.

"Karena itu, peluang kerja sama harus dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin, sebagai pengungkit bagi percepatan pembangunan SDGs di pusat dan daerah", kata Nelson pada Rapat Koordinasi Kerjasama Teknik dan Sister City/Province Hotel Novotel Jakarta Mangga Dua Square, Jakarta Utara Kamis, 12/3/2020.

Kepala Bidang Kerja Sama Antar Negara (Ir. Muhammad Arif Hidayat, M.Eng, MPP) menyampaikan melalui Rapat Koordinasi Kerjasama Teknik dan Sister City/Province ini diharapkan pemerintah daerah dapat memanfaatkan peluang-peluang kerjasama yang ada melalui kerjsama dibidang pengembangan ilmu pengetahuan & teknologi pertukaran budaya, promosi potensi daerah serta kemampuan teknis dan sistem pemerintahan.

Dari kegiatan ini sekiranya diperoleh rekomendasi-rekomendasi yang dapat disampaikan :

  1. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerjasama Daerah, bahwa Kerjasama Daerah dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu : Kerjasama daerah dengan daerah lain, Kerjasama dengan pihak ketiga, Kerjasama Pemda/lembaga di luar negeri;  
  2. Pelaksanaan kerjasama hendaknya memperhatiakan prinsip kerjasama yaitu mempertimbangkan efisiensi dan efektifitas pelayanan publik serta saling menguntungkan dalam mendukung prioritas program-program di tingkat nasional maupun di daerah sebagai salah satu sumber daya saing daerah untuk mendukung tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan tentunya juga semuanya dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat;
  3. Dalam menghadapi revolusi industri expo pemerintah daerah dapat menyiapkan diri salah satunya melalui pengembangan dan penguatan penelitian dan riset  berbagai  pelaksanaan kerjasama degan luar negeri;
  4. Terdapat 11 kerjasama bilateral antara Pemerintah Indonesia dengan Pemeriantah Daerah di Luar Negeri khsusnya bidang riset dan teknologi antara lain dengan negara America, Australia, Austria, Belanda, Irlandia, Belarus, Inggris, India, Irlandia, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok;
  5. Pemerintah Daerah diharapkan dapat memanfaatkan peluang kejasama yang ada untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui inovation driven economi ;
  6. Lebih lanjut pemerintah daerah diharapkan memanfaatkan juga peluang-peluang promosi potensi daerah melalui Dubai World Expo ke- 34 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2020 sampai dengan 10 April 2021, partisipasi pemda sangat penting mengingat expo ditujukan selain untuk promosi, investasi pariwisata dan perdagangan juga meningkatkan citra/nation branding Indonesia di Luar Negeri;
  7. Pemerintah daerah juga dapat memanfaatkan berbagai peluang kerja sama teknik yang ditawarkan oleh pihak luar negeri, salah satunya adalah lembaga luar negeri seperti Japan International Coopertion Agency (JICA), dan USAID (United States Agency International Development) dari Rakyat America dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan daya ungkit percepatan pembangunan di daerah, serta meningkatkan daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Pada prinsipnya dengan adanya acara Rapat Koordinasi Kerjasama Teknik dan Sister City/Province ini dilingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah kami berharap dapat menjadi sebuah wadah bagi kita semua untuk saling berbagi pengalaman mengenai keberhasilan hambatan-hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kerjasama serta untuk menyusun langkah-langkah tidaklanjut diperlukan baik untuk kepetingan reflikasi program maupun berkelanjutan program kedepannya pungkas Arif*.