Monitoring Penyusunan Kesepakatan Teknis Batas Wilayah Desa Administrasi di Kabupaten Serang

Monitoring Penyusunan Kesepakatan Teknis Batas Wilayah Desa Administrasi di Kabupaten Serang

Monitoring Penyusunan Kesepakatan Teknis Batas Wilayah Desa Administrasi di Kabupaten Serang

Oleh : Kiki Muhamad Rizki

 

Kota Serang - Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten (Gunawan, AP., M.Si) menilai batas penetapan dan penegasan batas wilayah Desa/Kelurahan menjadi penting dan harus dijadikan prioritas Pemerintah untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan.

 

Oleh karenanya, “Menciptakan tertib administrasi pemerintahan, memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu Desa/Kelurahan yang memenuhi aspek teknis dan yuridis." kata Gunawan.

 

Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (KSP) pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000 menegaskan, bahwa Percepatan Pelaksanaan KSP pada tingkat ketelitian peta skala 1:50.000 bertujuan untuk terpenuhinya satu peta yang mengacu pada satu referensi geospasial, satu standar, satu basis data, dan satu geoportal guna percepatan pelaksanaan pembangunan nasional. 

 

Atas dasar Implementasi dari PP Nomor 9 Tahun 2016 tersebut Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten melaksanakan Monitoring ke Kabupaten Serang pada kegiatan penyusunan kesepakatan teknis batas wilayah desa yang berada di Wilayah Kabupaten Serang dengan sekitarnya dalam rangka Kesepakatan Teknis Batas Administrasi Desa yang dilaksanakan dari tanggal tanggal 12 hingga 29 Oktober 2021. 

 

Pada penyusunan kesepakatan tersebut, dilakukan dalam beberapa tahap yaitu : 

  1. Penegasan batas desa yang dilakukan bersama Pemerintah desa sekitar yang berbatasan langsung dengan Kecamatan untuk memperoleh kesepakatan mengenai batas desa dengan diterbitkan Berita Acara Kesepakatan dan ditandatangani;
  2. Penentuan Segmen batas desa yang menghubungkan Simpul-simpul batas desa yang telah ditentukan sebelumnya serta pemberian tanda pada tempat-tempat penting yang ada di Kecamatan; 
  3. Penentuan Simpul batas desa menggunakan aplikasi “Avenza Map”;
  4. Upload peta digital dalam format KML dan GPX kepada Badan Informasi Geospasial. 

 

Adapun output dari kegiatan ini adalah Peta Kabupaten Serang khususnya di Kecamatan dapat diintegrasikan ke dalam data base spasial format terbaru yang lebih akurat. sehingga mempermudah pemerintah dalam menentukan kebijakan-kebijakan terkait.