WAGUB BANTEN SOSIALISASIKAN 'KTP SAKTI' DI PONDOK PESANTREN

WAGUB BANTEN SOSIALISASIKAN 'KTP SAKTI' DI PONDOK PESANTREN

Kesehatan gratis hanya dengan KTP atau yang dikenal ‘KTP Sakti’, akan diterapkan mulai tahun 2017 ini. Penerapannya akan dilakukan terlebih dahulu di dua rumah sakit milik Banten, yakni RS Malimping dan RSU Banten.

"Ibu-ibu, bapak-bapak, akang dan teteh sudah tahu belum program kesehatan gratis hanya dengan KTP? Tahun ini kita akan terapkan di RS milik Pemprov Banten yakni RS Malimping dan RS Banten," kata Andika Hazrumy di hadapan jemaah dan warga di sela-sela melakukan kunjungan Safari Ramadhan Pemprov Banten ke Ponpes Al Farhan, Cipanas. Lebak, Kamis (
8/6/2017).

Wakil Gubernur termuda di Indonesia yang akrab disapa Aa ini menjelaskan, program KTP Sakti sebagai wujud komitmen pemerintahan Wahidin Halim-Andika Hazrumy untuk menjamin kesehatan masyarakat di wilayah Banten, sekaligus mempermudah pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

"Di tahun selanjutnya, kita akan mengintegrasikan dengan RS yang ada di Banten baik milik Pemerintah di kabupaten/kota, maupun RS milik swasta serta Puskesmas di wilayah Banten,"ungkap Andika

Selanjutnya, lanjut Andika, komitmen lainnya adalah penyelenggaraan yang cleandan good government melalui penerapan perizinan online. Selain untuk memutus mata rantai praktik pungutan liar (pungli), juga dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang transparan. Sementara khusus untuk wilayah Banten Selatan yakni Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Pemprov Banten mengaku akan fokus melakukan perbaikan infrastruktur dasar seperti peningkatan kualitas dan kuantitas jalan. Hal itu mengingat wilayah selatan Banten merupakan daerah yang dalam RTRW atau rencana tata ruang dan wilayah Provinsi Banten merupakan daerah agrobisnis atau usaha pertanian.


“Sederhana saja konsepnya, perbaiki infrastruktur dasarnya, dalam hal ini jalan, maka hasil usaha pertaniannya akan bisa punya daya saing,” kata Wakil Gubernur
Andika menyebut, wilayah selatan Banten sebagai wilayah agrobisnis yang memiliki potensi sangat menjanjikan apabila dikelola dengan baik oleh semua stakeholder terkait, termasuk Pemprov Banten. “Yang usaha agrobisnis skala besar, misalnya kan ada kelapa sawit di sini itu kan. Lalu, yang skala rumah tangga, ada komoditas buah-buahan dan palawija serta hasil hutan,” sambungnya mencontohkan.

Terkait fokus Pemprov tersebut, yakni soal perbaikan infrastruktur jalan, Andika menyebut Pemprov saat ini sudah memasukkan hal itu ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah atau RPJM. Andika menyebut kunjungannya kali ini dalam event Safari Ramadhan di Cipanas juga akan digunakan dirinya untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait arah pembangunan Pemprov Banten selama lima tahun ke depan.
 
“Selain intinya yang memang ini dalam kaitannya bersilaturahim di bulan Ramadhan,” kata Andika 
Pada kesempatan tersebut, Andika juga menyaksikan penyerahan bantuan CSR (corporate social responsibility) dari Bank Banten kepada pihak Ponpes Al Farhan, dan bantuan bagi warga miskin Kabupaten Lebak dari Baznas Provinsi Banten sebesar Rp50 juta. Hadir pada kesempatan tersebut Asda III Pemprov Banten Samsir, Anggota DPRD Banten Dapil Lebak yang juga Ketua DPD Hanura Banten, Eli Mulyadi dan sejumlah pejabat teras dari Pemkab Lebak.
Dalam kunjungannya kali ini, Andika juga menunaikan shalat tarawih berjamaah di Masjid Ponpes Al Farhan yang langsung diimami oleh pimpinan ponpes, KH Kholil. Seperti pada kunjungan-kunjungan sebelumnya, Andika selalu jadi sasaran wefie warga, dari semua kalangan. Andika yang kali ini mengenakan bawahan sarung dan atasan jas tanpa dasi serta kopiah, melayani dengan sabar semua permintaan wefie dari jamaah yang hadir.