Rieke Akan Perjuangkan Hak Tenaga Honorer di Banten

Rieke Akan Perjuangkan Hak Tenaga Honorer di Banten

Permasalahan Tenaga Kerja Honorer (TKH) yang tidak kunjung diangkat menjadi Pegawai negeri Sipil (PNS) menjadi sorotan Anggota DPR RI, dari Fraksi PDI-Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka.

Hal tersebut disampaikan Rieke dalam acara konsolidasi Revisi Undang Undang (UU) nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), di Graha Pena Radar Banten, Kota Serang. Rabu, (3/5/2017).

"Dihari ini, satu hari setelah perayaan hari pendidikan nasional, dua hari setelah peringatan hari buruh internasional. Pertemuan kita hari ini adalah pertemuan yang bersejarah bagi kita para honorer atau pegawai pemerintah yang tidak jelas," kata Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka saat menyampaikan materi dalam acara tersebut.

Rieke mengaku, sudah berupaya memperjuangkan hak mereka dan melakukan konsolidasi dengan Pemerintah Provinsi Banten. Namun, hingga saat ini tidak ditanggapi.

"Sudah hampir kurang lebih 5 tahun saya mengurusi, melakukan konsolidasi sama pemerintah Provinsi Banten. Tapi, engga ada tanggapan apa apa alias engga jelas juga," terangnya.

Ia hanya berpesan, agar para tenaga honorer tetap semangat dan tetap memperjuangkan haknya.

"Jadi, ternyata ada yang dari sudah sekian tahun masih banyak yang belum bisa menjadi PNS. Saya pesan untuk para honorer, walaupun sudah sekian tahun, harus tetep semangat dan jangan berkecil hati harus tetap berjuang. Tenang, rezeki mah engga akan kemana," katanya.

Ia berencana akan menyampaikan aspirasi para honorer hingga ke pemerintah pusat agar para tenaga honorer dapat merasakan apa yang dirasakan oleh PNS.

"Saya akan menyampaikan ke pemerintah pusat agar membuat jalur khusus untuk yang sudah mengabdi bertahun tahun. Agar apa? Agar mereka (tenaga honorer) dapat merasakan kesejahteraan," imbuhnya