RAPAT KERJA GUBERNUR

RAPAT KERJA GUBERNUR

Pembukaan rapat kerja Gubernur Anggota Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) 2019, dilaksanakan di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Selasa (26/3/2019). Kegiatan ini menghadirkan Gubernur dari 10 Provinsi di Indonesia, antara lain Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung.

Dalam rapat kerja Gubernur tadi malam dihadiri pula, Gubernur Jabar, Sekda Jabar, Ketua DPRD Jabar, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, Gubernur NTB, Wakil Gubernur DIY, Asisten Pemerintah Jatim, Asisten Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Biro Pemerintahan Banten, Kepala Biro Pemerintah Kerjasama Lampung, Kepala BPBD NTT, serta yang lainnya.

Rapat kerja Gubernur kali ini mengangkat tema, Kerjasama Daerah Dalam Rangka Peningkatan Kesiap Siagaan Daerah Guna Menghadapi Ancaman Bencana. Rapat kerja ini akan berlangsung selama dua hari kedepan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan beberapa arahan dari Presiden Republik Indonesisa Joko Widodo, dimulai dari perencanaan pembangunan daerah sampai menghadapi hal teknis risiko bencana disetiap daerah. Beberapa poin disebutkan, diantaranya dalam perencanaan pembangunan daerah harus sesuai dan memperhatikan faktor-faktor kebencanaan setiap daerah.

Lebih lanjut, menurutnya pemerintah daerah harus melibatkan akademisi dan para peneliti, dalam melakukan penelitian serta pengkajian dalam mengantisipasi atau mengurangi dampak dari bencana itu sendiri. Selain itu pemerintah daerah harus mempersiapkan teknologi untuk peringatan dini, jika terjadi bencana.

"kita harus persiapkan secara dini, setidaknya masing-masing Kabupaten Kota, Provinsi yang itu areanya rawan bencana, perlu juru bicara yang baik untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa daerahnya adalah area bencana. Seandainya muncul secara tiba-tiba, itu bisa siap secara mental, dalam rangka ikut menanggulangi bencana, dan meminimalisir korban bencana," ujar Tjahjo saat ditemui PRFM.

Tjahjo menjelaskan, pemerintah daerah harus melakukan terus edukasi kepada masyarakat terkait bencana. Lebih lanjut pemerintah daerah harus melakukan simulasi bencana yang terus dilakukan secara berkala, ataupun dari waktu ke waktu agar masyarakat tetap memahami dan mengetahui apa yang harus masyarakat lakukan ketika bencana itu terjadi.