Pemprov Banten siapkan lahan relokasi korban tsunami 17,8 Ha

Pemprov Banten siapkan lahan relokasi korban tsunami 17,8 Ha

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi korban tsunami Selat Sundaseluas 17,89 hektar. 

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Muhtarom mengatakan hal tersebut dalam Rapat Kerja dan Dengar Pendapat Tim Pengawasan Penanganan Bencana DPR RI.

Muhtarom menjelaskan, penyediaan lahan tersebut berlokasi di Kabupaten Pandeglang yang tersebar di enam titik. Dari tanah seluas itu, akan dibangun sebanyak 717 rumah hunian tetap yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Selain itu, dalam proses pemulihan pascabencana, akan dilakukan perbaikan terhadap 324 unit rumah rusak ringan dan sedang. 

Muhtarom menjelaskan, ketika bencana tsunami Selat Sunda menghantam Provinsi Banten, dia menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat menangani bencana. Dalam tempo yang tidak terlalu lama, Dinas PUPR Provinsi Banten menurunkan alat-alat berat untuk membuka akses lokasi-lokasi bencana. 

Berbarengan dengan itu, tim kesehatan dan tim evakuasi langsung melakukan pertolongan kepada para korban. Tindakan ini, disusul kemudian oleh bantuan logistik ke lokasi bencana. Selanjutnya, didirikan posko-posko bantuan dan dapur umum. 

“Saat ini juga, terus dilakukan upaya trauma healing bagi korban selamat,” kata Muhtarom, Rabu (23/1).

Muhtarom melanjutkan, Pemprov Banten juga memberikan pengobatan gratis kepada seluruh korban tsunami Selat Sunda. “Sampai saat ini, Pemprov Banten sudah mengeluarkan anggaran lebih dari Rp1,5 miliar untuk biaya pengobatan dan perawatan korban tsunami," kata dia.