Pemprov Banten Berharap Kunjungan Wisatawan Cina Meningkat

Pemprov Banten Berharap Kunjungan Wisatawan Cina Meningkat

Selama ini, investasi penanaman modal asing (PMA) asal Cina di Banten terhitung sudah banyak, utamanya di sektor industri manufaktur dan energi. “Jadi kami ingin lebih memperkenalkan lagi kepada mereka tentang potensi berinvestasi di Banten,” ujarnya.

Ia menginginkan agar wisatawan asal Cina lebih banyak lagi berkunjung ke Banten. Data Kementerian Pariwisata menyebutkan, dari jumlah wisatawan mancanegara yang mengunjungi Indonesia, Cina menjadi negara yang memiliki dampak besar bagi pasar Indonesia.

“Kalau tidak salah, wisman Cina itu nomor satu terbanyak ke Indonesia, disusul oleh wisman asal Singapura. Setidaknya pernah ya kondisinya seperti itu. Saya belum up date lagi datanya,” ucapnya.

Pengeluaran wisman Cina dalam berwisata di Indonesia juga terbilang menempati urutan tertinggi, dibandingkan dengan wisman asal negara lainnya. “Seingat saya data Kemenpar itu menyebutkan, wisman asal Cina memang sedikit belanja souvenir. Tapi kalau untuk pengeluaran yang lain seperti akomodasi dan lainnya mereka terhitung royal,” tuturnya.

Menurutnya, sektor pariwisata di Banten harus bisa ambil bagian mengambil kue pasar pariwisata dari kunjungan wisman asal Cina ke Indonesia. Andika mengaku, pihaknya akan secara khusus membahas kesiapan dan promosi pariwisata Banten untuk pasar wisman asal Cina tersebut dengan stakeholder pariwisata di Banten.

Investasi Cina di sektor pariwisata di Banten, lanjut dia, sebelumnya juga pernah dilakukan kesepakatannya antara perusahaan pengembang dalam negeri dan perusahaan asal Cina. “MoU (memorandum of understanding) itu akhir tahun lalu di Jakarta atas inisiasi Kemenpar,” tuturnya.

Diketahui, perusahaan Cina berkomitmen menginvestasikan dananya sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14,5 triliun (kurs Rp 14.500 per dolar AS) di kawasan pariwisata Tanjung Lesung, Provinsi Banten.

Komitmen tersebut dituangkan dalam dokumen Letter of Intent (LoI) antara Direktur Utama Yunnan Ice Sea Invstment Group Wei Xiao Lin dan Direktur Utama Jababeka Budianto Liman, melalui Forum Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Terkini 2018 di Beijing, Jumat (14/12/2018).

Pertukaran dokumen LoI antar kedua perusahaan tersebut disaksikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Duta Besar RI untuk Cina Djauhari Oratmangun. Tanjung Lesung merupakan salah satu dari 10 destinasi pariwisata Nusantara selain Bali yang dikenal dengan 10 New Bali Destinations.