KemenPAN-RB Ganjar Pelayanan Publik Pemprov Banten Predikat B

KemenPAN-RB Ganjar Pelayanan Publik Pemprov Banten Predikat B

Penghargaan sendiri didapat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan diserahkan kepada Penjabat Sekretaris Daerah Banten Ino S Rawita menedi Hotel Trans Luxury Bandung, Jawa Barat, Senin (28/1).

Menteri PAN-RB Syafruddin mengatakan, hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah  berhasil mencegah potensi pemborosan anggaran yang nilainya mencapai triliunan rupiah. 

Dilansir dari Humas Kemenpan-RB, pada tahun 2017 berhasil dihemat Rp 46 triliun, tahun 2018 mencapai angka Rp 64,8 triliun di 24 Provinsi dan 216 Kabupaten/Kota.

"Saya mengapresiasi upaya dan perjuangan seluruh gubernur, bupati dan walikota dalam mewujudkan akuntabilitas kinerja di lingkungan pemerintahannya," ungkap Syafruddin.

Karenanya, mantan Wakapolri ini mengajak seluruh pimpinan pemerintah daerah  untuk segera berubah dan berbenah. 

"Mari kuatkan sinergi dan optimisme untuk menjalankan pemerintahan yang berorientasi pada hasil, sehingga amanah rakyat melalui anggaran negara dapat dimanfaatkan seluasnya untuk kemajuan bangsa," ajaknya.

Sementara Ino S. Rawita, menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten, atas kenaikan peringkat hasil evaluasi kinerja yang didapat.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur mengucapkan terimakasih  atas peningkatan kinerja dengan raihan predikat B yang diraih," ungkap Ino.

"Semoga kedepan bisa lebih baik, sehingga pemerintah provinsi bisa mencapai predikat A untuk hasil evaluasi kinerja di tahun mendatang," sambungnya.

Dan untuk pemerintah Kabupaten/Kota yang belum mendapat hasil evaluasi yang baik, Ino mengatakan, Pemprov memberikan dorongan agar kedepan mendapatkan predikat yang lebih baik. 

"Dengan mendapatkan hasil evaluasi kinerja yang lebih baik, diyakini akan berpengaruh terhadap peningkatkan  pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di masing masing daerah yang ada di provinsi Banten," katanya