GUBERNUR OPTIMIS DI BANTEN BISA BEROBAT GRATIS

GUBERNUR OPTIMIS DI BANTEN BISA BEROBAT GRATIS

Gubernur Banten Wahidin Halim optimis masyarakat Banten nantinya bisa merasakan berobat gratis hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal tersebut dikemukakan Wahidin saat membuka Forum Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) yang digagas Dinas Kesehatan Provinsi Banten, di Hotel Ratu, Senin (22/5/2017).

“Salah klo negara tidak hadir, salah kalo negara tidak berbuat dan salah ketika negara tidak memfasilitasi persoalan persoalan kesehatan rakyatnya. Seperti dalam agama berdosa kita kalo membiarkan rakyat kita sakit tanpa ada pertolongan,” Ujarnya mengingatkan pentingnya peran tenaga kesehatan bagi masyarakat.

Gubernur yang kaya pengalaman birokrasi ini juga mengungkapkan latar belakang dirinya yang ingin memperjuangkan fasilitas kesehatan. Hal tersebut didasari pengalaman keluarganya dimana sang ibu sempat terlantar di rumah sakit karena tidak ada biaya.

“Saya masih terngiang pesan ibu saya sebelum menghembuskan nafas terakhir, bahwa kalo kamu jadi pemimpin jagan lupa rakyat, terutama masalah orang yang sakit. Urusi mereka, insyaAllah Allah akan memberikan pahala untuk kamu,” ungkap Wahidin.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk persyaratan kesehatan gratis yang hanya menggunakan KTP menurutnya hal tersebut bisa didiskusikan dengan BPJS, sehingga masyarakat yang tidak memiliki kartu BPJS pun bisa merasakan berobat gratis.

“Soal KTP saya kira sola prosedural saja, tidak perlu dibantah atau ditolak. Kita diskusi lebih jauh dengan BPJS. Soal uang saya kira kita punya cukup uang. Kao kita berikhtiar untuk kebaikan meringankan umat, Allah akan memberikan kebaikan. Jangan khawatir,” ajak Gubernur.

Forum Penyusunan Rencana Strategis ini diikuti oleh peserta dari berbagai steak holders, diantaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait urusan kesehatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, BNN Banten, BPOM, BPJS Drive XIII, Poltekes Banten, Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota se- Banten dan organisasi profesi terkait.