Dua Pulau di Banten Tenggelam

Dua Pulau di Banten Tenggelam

Pulau Karang Gundul dan Pulau Waton yang terletak di perairan Pandeglang kondisinya sangat memprihatinkan karena hilang tenggelam. Diduga, tenggelamnya dua pulau tersebut karena mengalami pengikisan akibat tidak adanya pohon mangrove.
 
“Pulau yang hilang yaitu Pulau Karang Gundul dan Pulau Waton. Sekarang sudah tidak nampak lagi seperti pulau, jadi hanya terlihat ujungnya saja,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Banten Sitti Ma'ani Nina,Minggu (14/6/2015). 
 
Hal tersebut terungkap berdasarkan hasil pendataan tahap pertama yang dilakukan oleh timnya di 41 pulau dari total 64 pulau di Banten. Dari data yang dimiliki, Pulau Karang Gundul memiliki luas total 85 hektare terletak di Kec. Panimbang. Merupakan ekosistem karang dengan luas 1,5 hektare dengan keanekaragaman hayati yang cukup indah.
 
“Pulau Waton juga memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Karang Gundul. Waton terletak di Kecamatan Sumur. Data-data terkait pulau ini masih terus dilengkapi,” ujarnya.
 
Tim pendataan dari Biro Pemerintahan mulai bergerak mendata pulau-pulau di Banten pada 1 Juni dan berakhir pada 10 Juni.
 
”Hasil sementara ini, ada empat pulang baru yang ditemukan. Semula ada tiga, kemudian pada pendataan hari terakhir, ada satu pulau baru yang belum masuk arsip,” ucapnya.
 
Keeempat pulau itu berada di Pandeglang dan Lebak, yaitu Pulau Kalong, Pulau Panggarangan, Pulau Reungit (sekitar Pulau Handeuleum) dan Pulau Karang Masjid (sekitar Pulau Panaitan).
 
“Dengan demikian catatan dan data sementara di kami, jumlah total pulau di Banten sebanyak 68, termasuk dengan dua pulau yang hanya tinggal permukaannya saja,” tuturnya.
 
Kabag Pemerintahan Umum pada Biro Pemerintahan Banten, Nia Karmina Juliasih mengatakan, hasil pendataan tim akan disampaikan ke Kemendagri sebagai laporan.
 
“Termasuk pulau yang bentuknya sudah tidak seperti pulau karena mengalami abrasi. Itu akan kami koordinasikan dengan pemerintah pusat,” ucapnya.
 
Ia mengatakan, pendataan ini baru tahap pertma di mana diutamakan pada pulau-pulau terluar. Tahap kedua nanti akan dilakukan di pulau yang ada di Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, dan Serang.
 
“Tahap kedua rencananya dimulai Agustus. Untuk tahap pertama memang sengaja kami lakukan pendataannya di pulau terjauh,” katanya. 

Sumber : pikiran-rakyat.com