288 Kabupaten/Kota Telah Menerapkan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan

288 Kabupaten/Kota Telah Menerapkan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan

Pemerintah menerbitkan Peraturan  Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan (PP 17/2018). Peraturan Pemerintah tersebut telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 3 Mei 2018 dan mulai berlaku pada 8 Mei 2018 setelah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. 

PP mengenai Kecamatan ini diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 228 dan Pasal 230 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana salah satu poinnya dari aturan tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di tingkat kecamatan. 

Dalam rangka peningkatan pelayanan publik di Kecamatan itu pula, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga telah menerbitkan aturan mengenai Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan dipertegas dengan aturan turunan mengenai petunjuk teknis pedoman PATEN. 

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil Kemendagri) Eko Subowo mengungkapkan jika sejauh ini sebanyak 288 Kabupaten dan Kota telah menerapkan PATEN dari total 514 Kabupaten dan Kota di Indonesia. 

Secara garis besar, arah dan kebijakan mengenai Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan terdapat enam poin. Pertama, fasilitasi terhadap Kabupaten daerah tertinggal terkait pelimpahan kewenangan perijinan dan non perijinan melalui PATEN yang dilakukan melalui bimbingan teknis penerapan PATEN. 

Kedua, fasilitasi terhadap Kab/Kota terkait penerapan kebijakan PATEN, yang dilakukan melalui bimbingan teknis aparat pelaksana PATEN, fasilitasi Penyelenggaraan koordinasi lintas SKPD dalam rangka pelimpahan Kewenangan Bupati/Walikota kepada Camat, dan asistensi penyusunan Peraturan Bupati/Walikota tentang Pelimpahan Kewenangan kepada Camat.

"Ketiga, fasilitasi terhadap Kabupaten/Kota yang ditingkatkan kualitas kelembagaan, dan manajemen pelayanan melalui PATEN yang dilakukan melalui peningkatan mutu pelaksanaan pelayanan PATEN," jelas Eko dikantornya,